Buku Sejarah Bogor Diluncurkan


Buku sejarah Bogor yang mengisahkan perjalanan Bogor dari periode ke periode mulai dari tahun 130 hingga 2011 diluncurkan. "Buku ’Bogor dari Periode ke Periode 130-2011’ ini mengisahkan perjalanan dan perkembangan Bogor mulai zaman Kerajaan Salaka hingga pemerintahan wali kota dan bupati Bogor saat ini," kata R Hilman Hafiz, selaku pengarah buku, di Bogor, Rabu. 

Hilman mengatakan, buku karangannya tersebut memiliki tebal 490 halaman, diluncurkan secara resmi pada Senin (17/12) kemarin.

Ketertarikannya menulis buku tentang sejarah Bogor dari periode ke periode tersebut sebagai upaya mengabadikan sejarah Bogor dalam sebuah buku yang bisa dinikmati semua orang.

Rencananya, lanjut Hilman, buku "Bogor dari Periode ke Periode" tersebut akan segera dipasarkan.
"Dalam waktu dekat, buku akan dipasarkan ke masyarakat luas seharga Rp300.000 per eksemplar," kata Hilman yang merupakan budayawan dari Gelar Seni Balai Seni Sekar Pakuan Bogor.

Kehadiran buku "Bogor dari Periode ke Periode" disambut baik Kepala Badan Koordinator Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (BKPP) I, Anang Sudarna. Menurut dia, kehadiran buku tersebut mengungkap fakta-fakta sejarah yang merupakan jawaban terhadap rumor  beredar  yang menyatakan  kerajaan-kerajaan di Tatar Pasundan hanya mitos belaka.

"Adanya prasasti Ciaruteun, Batutulis, Kawali serta sejumlah peninggalan lainnya, menunjukkan bahwa kerajaan-kerajaan tersebut memang ada. Dengan mengakui peradaban yang pernah ada, menjadikan kita bangsa yang besar serta menghargai para pejuang kita," katanya.

Sementara itu, Asisten Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor Arief M. Budiyanto menyambut baik kesuksesan tim penulis dalam membukukan perjalanan sejarah perkembangan Bogor dari satu masa ke masa lainnya.

"Diharapkan dengan diluncurkannya buku tersebut, akan saling melengkapi dengan buku-buku sejarah yang telah diterbitkan sebelumnya, serta memperkaya data dan informasi yang bisa dikaji dan dipelajari  oleh masyarakat sebagai pembaca," ujarnya.

Menurut Arief, sejarah bukanlah sekedar cerita atau dongeng masa lalu, namun merupakan catatan penting bagi setiap orang untuk belajar dan mengambil pengalaman tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu.

"Mereka yang alpa mengambil pengalaman sejarah akan dipaksa oleh sejarah untuk mengulangi kekeliruan-kekeliruan dengan harga yang sangat tinggi," kata Arief. 

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Rudi Gunawan, mengharapkan  kehadiran buku tersebut akan semakin memperkaya khazanah sejarah dan budaya Bogor serta berhasil meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah sebagai sarana pembelajaran untuk hidup lebih arif, bijaksana dan berkualitas.

"Kuatnya ikatan sejarah dengan masa lampau, tidak berarti menjadikan masyarakat terjebak di masa lalu, melainkan untuk memperkaya nilai-nilai filosofi dan kearifan lokal yang dimiliki agar lebih memahami masa kini dan masa yang akan datang," katanya.

Penulis : Ben Beckman, SE ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Buku Sejarah Bogor Diluncurkan ini dipublish oleh Ben Beckman, SE pada hari Kamis, 20 Desember 2012 . Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terima kasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Buku Sejarah Bogor Diluncurkan
 

0 komentar :

Posting Komentar

Klik Iklanya 1 Kali Agar Blog Ini Tetap Berkreasi